Wisata Kuliner untuk Bocah

nasi madame tan
Nasi campur Madame Tan

Memangnya anak-anak juga butuh wisata kuliner khusus? Nggak harus sih. Tapi menurut saya anak-anak juga punya hak menyantap makanan sehat sesuai porsinya sambil menikmati suasana tempat makan yang nyaman bagi bocah seumurannya.

Kami juga baru menyadari pentingnya mencari tempat makan yang kids-friendly ketika Bindi berusia sekitar 1 tahun. Saat itu kami sedang berlibur ke Makassar. Selama di Makassar pengin dong wisata kulineran. Sederet daftar warung makan khas sudah ada dalam catatan saya. Sarapan coto, makan konro Karebosi, Mie Titi, dinner sop kepala ikan Mappanyukki, ikan bakar Lae Lae, dan sederet lainnya.

Kebetulan saya sudah beberapa kali mengunjungi Makassar dan relatif mengenal warung-warung kuliner khas yang juara. Kadang-kadang saya membawa pulang konro atau sop kepala ikan Mappanyukki ke Jogja, buat oleh-oleh yang di rumah. Maka ketika berkesempatan family trip bersama anak wedok dan Bapaknya, wajar kan jika ingin mengajaknya bersantap langsung di lokasi aslinya.

Continue reading “Wisata Kuliner untuk Bocah”

Advertisements

Drawing Trip ke Candi Sambisari

Jpeg
Lagi kusyuk nyekets

Bindi suka menggambar. Hobi itu mulai kami sadari sejak Bindi berusia sekitar 4 tahun.  Hasil karyanya kemudian ditempel di dinding rumah. Sampe-sampe dinding rumah kami penuh dengan tempelan kertas-kertas gambaranya.

Sekali waktu kami mengajaknya menggambar di ruang terbuka, sekalian jalan-jalan di hari Minggu pagi. Kami meluncur ke Candi Sambisari di daerah Kalasan dengan membawa kertas, pensil, dan alas gambar.

Continue reading “Drawing Trip ke Candi Sambisari”