H – 2 = Packing

print out tiket & reservasi hotel

Dua hari menjelang traveling, biasanya saya sudah mulai menyiapkan segala macam yang bakal kami bawa. Sebenarnya H – 2 ini terlalu mepet, mengingat bawaan Baby Bindi lumayan beragam. Makanya, saya memulainya dengan menyusun packing check-list. Ini dia daftar bawaan yang akan kami bawa untuk traveling ke Singapore selama 4D3N.

Packing Checlist:

  • Print Out online reservation: tiket pesawat, tiket universal studio, booking hotel
  • Travel gear: stroller.
  • Feeding Kit : 2 botol susu 250ml, sendok makan, tumbler, tempat makan tupperware
  • Cooking Set ukuran kecil yang bisa buat rebus/kukus
  • Perlengkapan mandi, perlengkapan cuci feeding kit, diapers, obat-obatan
  • Pakaian, baju renang, topi, sepatu sandal,

Sebelum menyusun packing check list ala kadarnya ini, biasanya saya sudah lebih dulu membersihkan luggage dan stroller. Lalu secara bertahap saya kumpulkan satu persatu segala tetek bengek bawaan Baby Bindi itu. Sebisa mungkin, sebagian besar yang ada dalam checklist itu sudah terkumpul pada H – 2.

Esok harinya, yaitu H – 1, barulah saya mulai menyiapkan pakaian saya dan suami. Begitu semua pakaian kami bertiga terkumpul, mulailah kami menjejalkannya ke dalam Cellini luggage andalan kami. Sebisa mungkin semua bawaan masuk dalam luggage dan dibagasikan, sehingga kami cukup menggendong day pack yang berisi keperluan botol susu, biskuit, diaper dan pakaian ganti buat jaga-jaga selama dalam perjalanan.

Advertisements

heboh h-14


long weekend agustusan nanti, kami berencana ngajakin baby bindi traveling ke bali. target utamanya sih ngenalin alat transportasi yang bernama pesawat. bindi mau belajar terbang…hehehe…! target kedua, mulai mengenalkan bindi pada nature & culture yang berbeda alias ngajakin backpacking.

ternyata, ngajakin bocah umur 9 bulan buat backpacking, persiapannya bikin heboh. sejak awal agustus, dua minggu sebelum keberangkatan, kami udah memastikan bahwa tiket pesawat dan hotel sudah confirmed. lalu saya menghubungi rental mobil langganan karena kami pengin ngajakin bindi ke ubud. lebih irit nyewa mobil yang disopirin sendiri daripada naik taksi atau nyewa mobil lus sopir.

karena nyopirin sendiri dan bakal menempuh perjalanan ratusan kilometer, kayaknya bindi bakal nyaman kalo duduk di car seat-nya.selain bocahnya nyaman, emak dan bapaknya juga bisa gantian nyopir kalo kecapean. sialnya, sampe hari ini saya belum nemu rental baby car seat di bali (ada yang bisa kasih info kah?).

sebenarnya ada rental baby equipment di bali yaitu bali baby..tapi tarifnya AUS$. sempet juga reservasi ke sana untuk nyewa car seat 2 hari aja (per hari AUS$ 10), tapi mendapat informasi via email bawah minimal peminjaman adalah 5 hari yang berarti saya tetep harus bayar AUS$ 50 atau seminggu sekalian AUS$ 56. lha kalo sedolar ostrali itu sekitaran 8ribu rupiah, berarti saya musti bayar sekitar Rp 400.000,- dong! hiks..mendingan bawa car seat dari rumah!

sambil masih mencari-cari car seat rental di bali, saya dan edo mulai ngelis travel gear-nya baby bindi: ransel gendongan, stroller, feeding set (botol susu dan alat makan), inflatable bath up (bisa ditiup..dan berarti musti bawa pompanya hiks..), dll..dll…

“jadi kira-kira bagasi kita nanti berapa kilo ya?” tanya edo. saya tertawa, menertawakan diri sendiri yang terbiasa “backpacking lite”. kali ini must forget the size and weight deh kayaknya..