Bermalam di Borobudur

IMG_1478
Akomodasi rumah trasional Jawa

“Bagaimana kalau kita menginap di hotel yang nggak ada TV-nya lagi?” Tanya saya pada Bindi saat akan memesan akomodasi di kawasan Borobudur. Saya masih ingat bagaimana dia dulu kesepian saat malam datang dan bungalow yang kami sewa di Nusa Lembongan tidak dilengkapi televisi. “Tapi ada kolam renangnya nggak?” Bindi balik bertanya, sepertinya dia bernegosiasi dengan pilihan emaknya. “Nggak ada juga, lagian kita kan akan berenang di sungai,” jawab saya sambil mengingatkan agenda rafting yang akan kami lakukan keesokan harinya.

Lalu saya mengajaknya melihat foto-foto hotel yang akan saya pesan di internet. “Lihat nih, kasurnya digelar di lantai. Jadi kita bobok di bawah…” kata saya sambil memperlihatkan gambar tempat tidur hotel tersebut. “Wow, jadi aku bisa guling-guling ke lantai dong,” Bindi tampak bungah membayangkan bakal melakukan aktivitas seru.

Continue reading “Bermalam di Borobudur”

Advertisements

Pengalaman pertama Arung Jeram

20160507_citraelo_DSC_6041_DxO
Sungai Elo aman untuk keluarga dan pemula

Melakukan kegiatan yang seru merupakan salah satu prioritas utama dalam setiap pilihan wisata kami. Anak seumuran Bindi, hampir 7 tahun, akan lebih menikmati wisata yang berkegiatan daripada sightseeing. Berenang, sepedaan, lari-lari di tanah lapang yang luas, menangkap kupu-kupu, mencari kerang atau bermain pasir di pantai adalah sebagian dari kegiatan rekreasi yang dinikmatinya. Segala kegiatan yang melatih gerak motoriknya, akan membuatnya girang luar biasa. Sebaliknya, Bindi bakalan cepet boring jika hanya diajak jalan-jalan muter kota, sekalipun kotanya ada di luar negeri.

Karena itu setiap kali menyusun agenda liburan bareng Bindi pertanyaan pertama yang kami prioritaskan adalah: “kita mau ngapain” bukan “kita mau ke mana”. Setelah “ngapainnya” ketemu, barulah mencari destinasinya.

Continue reading “Pengalaman pertama Arung Jeram”