Princess Bindi Riding Pony

Princess Bindi riding pony

Kali ini saya harus berterima kasih pada serial princess-princess yang sering ditonton Bindi di tivi kabel. Bindi sering mengimajinasikan dirinya sebagai princess. Karena princess-princess yang ditontonnya hampir selalu mahir menunggang kuda, maka dengan gagah berani, Bindi pun berani memacu kuda poninya. Sesuatu yang tidak saya bayangkan sama sekali.

Saat kami liburan ke Lembang Bandung beberapa waktu lalu, Bindi tergoda oleh tawaran mamang-mamang penjaja kuda poni yang mangkal di parkiran kebun stroberi. “Berani naik kuda sendiri?” Tanya saya pada Bindi sebelum menuruti permintaannya. Ia mengangguk mantab. “Naik sendiri lho ya, nggak berdua sama Bapak atau Ibu,” tegas saya mencoba memastikan apakah dia benar-benar berani naik kuda sendiri. Rupanya, Bindi sudah teguh dengan keinginannya.

Continue reading “Princess Bindi Riding Pony”

Advertisements

horse riding

naek kuda @bandungan, ambarawa

Kuda adalah salah satu binatang yang cukup diakrabi Bindi. Kebetulan tak jauh dari rumah kami ada pangkalan andong (delman), sehingga hampir tiap hari Bindi melihat kuda. Kadang-kadang kami juga mengajaknya berandong ria, sambil menyanyikan lagu “naik delman istimewa kududuk di muka…”

Selain mengakrabi andong-andong yang mangkal di dekat rumah, Bindi juga pernah beberapa kali kami ajak main ke kandang kuda milik keluarga pengusaha Mirota Batik. Kandang kudanya terletak di bagian belakang rumah makan House of Raminten di bilangan Kotabaru. Kudanya banyak, kalo nggak salah lebih dari empat ekor. Sudah begitu gede-gede pula.

Continue reading “horse riding”